“ HUKUM KARMA”
UAS pun telah berakhir, terlihat
wajah-wajah lega dikelasku, namun wajah-wajah lega itu berubah menjadi
wajah-wajah tegang ketika akan dibagikan rapot. Setelah pembagian rapot
selesai, akhirnya wajah-wajah lega itu pun muncul kembali ke permukaan kelasku,
disertai isak tangis kebahagiaan.
Setelah itu, aku pun pulang kerumah
dengan bapakku dengan menaiki motor. Di lusa esok pagi, yaitu hari senin (hari
pertama libur) aku langsung bersiap-siap seperti biasa untuk pergi ke sekolah,
ketika aku sedang memakai baju seragam, mamahku menegurku, “aa.., mau kemana ? bukannya hari ini
libur sekolah ?.” mendengar teguran mamahku, aku pun langsung lari
ke kamarku untuk mengganti baju. Setelah itu, aku pun mencari-cari
kebiasaan/kegiatan untuk mengisi waktu liburan. Akhirnya, aku menemukannya, aku
selalu mengisi waktu pagi liburanku dengan bermain kelereng setelah shalat
duha. Yang kebetulan, disana sedang musim kelereng. Disaat bermain kelereng,
kurasakan suka duka permainan. Rasa suka itu, muncul ketika aku menang dalam
permainan ini. Namun, kemenangan itu tidak terlalu kurasakan, karena kemenangan
yang kudapatkan hanya ketika aku bermain dengan anak yang usianya 5 tahun lebih
muda dari usiaku.
Dibalik rasa suka yang kurasakan. Aku pun
senantiasa merasakan duka yang mendalam. Rasa duka itu aku rasakan ketika
ditegur orang tua anak kecil yang menangis Karena kalah bermain kelereng, aku pun
tabah menerima teguran itu. Tidak lepas dari itu semua, aku pun merasakan duka
kembali, ketika aku kalah bermain dengan anak yang usianya 5 tahun lebih tua
dari usiaku. Tetapi, walaupun kalah aku tidak menangis atau melaporkannya
kepada orang tuaku. Aku berfikir kalau inilah yang disebut hukum karma.
sekian dan terimakasih.
cerita diatas hanya contoh semata silahkan anda copy untuk keperluan anda. semoga berkah
dan untuk para tahfidzulqura'n. silahkan buka link dibawah ini
Komentar
Posting Komentar